Berita

Analog vs. Fieldbus: Choosing the Right Signaling for Industrial Automation
plcdcspro

Analog vs. Fieldbus: Memilih Sinyal yang Tepat untuk Otomasi...

Pembuatan modern telah beralih dari pengoperasian manual ke pengendalian otomatis yang canggih. Inti dari perkembangan ini adalah cara perangkat lapangan berkomunikasi dengan sistem kendali. Saat ini, para insinyur harus memilih antara sinyal analog yang telah teruji waktu dan protokol bus lapangan digital canggih untuk mengoptimalkan otomasi pabrik.

Yokogawa Integrates ANYmal Inspection Robots into OpreX Automation Ecosystem
plcdcspro

Yokogawa Menggabungkan Robot Inspeksi ANYmal ke dalam Ekosis...

Yokogawa Electric Corporation baru-baru ini menyelesaikan kemitraan strategis dengan pelopor robotika Swiss, ANYbotics. Kolaborasi ini menghubungkan OpreX Robot Management Core milik Yokogawa dengan platform robot berkaki empat ANYmal. Dengan menggabungkan robotika khusus dengan perangkat lunak otomasi industri yang sudah mapan, kedua pihak bertujuan untuk mendefinisikan ulang keselamatan di lingkungan berisiko tinggi. Integrasi ini memungkinkan pengelola pabrik mengatur armada inspeksi mandiri dalam satu lapisan digital terpadu.

ABB Launches SaaS Energy Management to Revolutionize Industrial Process Control
plcdcspro

ABB Meluncurkan Manajemen Energi SaaS untuk Merevolusi Penge...

ABB secara resmi telah memperluas portofolio digitalnya dengan memperkenalkan model penyampaian Perangkat Lunak-sebagai-Layanan (SaaS) untuk rangkaian pengoptimalan energi mereka. Peluncuran ABB Ability™ OPTIMAX® 7.0 dan Advanced Process Control (APC) 7.0 menandai perubahan penting dalam cara industri berat mengelola tenaga. Alat-alat ini memberikan kelincahan kepada pengelola untuk menghadapi pasar energi yang tidak menentu sambil mempertahankan kinerja produksi puncak.

Schneider Electric Unveils Software-Defined Automation to Transform Industrial Control Systems

Schneider Electric Memperkenalkan Otomasi Berbasis Perangkat...

Lanskap industri sedang mengalami perubahan mendasar menuju arsitektur terbuka dan lentur. Schneider Electric baru-baru ini memperkenalkan EcoStruxure Foxboro Otomasi Terdefinisi Perangkat Lunak (SDA). Platform ini merupakan sistem kendali terdistribusi (DCS) terdefinisi perangkat lunak pertama di industri. Ini bertujuan untuk memutuskan ketergantungan pada perangkat keras milik tertentu, memberikan tingkat kelincahan baru bagi pabrik modern.

Unlocking Industrial Potential: How ABB Automation Extended Bridging the IT/OT Gap

Membuka Potensi Industri: Bagaimana Otomasi ABB Memperluas J...

Dunia industri sedang beralih dari sistem kaku dan proprietary menuju ekosistem yang fleksibel dan modular. Stefan Basenach, Wakil Presiden Senior Teknologi Otomasi ABB, baru-baru ini memperkenalkan "Automation Extended." Program ini mendefinisikan ulang bagaimana perusahaan mendekati modernisasi tanpa mempertaruhkan stabilitas operasional. Sementara tradisional Sistem Kontrol Terdistribusi (DCS) Mengutamakan keandalan di atas segalanya, pasar modern menuntut lebih banyak lagi. Saat ini, operator harus menyeimbangkan waktu aktif dengan keberlanjutan, keamanan siber, dan inovasi digital yang cepat.

Schneider Electric Redefines Process Automation with First Software-Defined DCS

Schneider Electric Mendefinisikan Ulang Otomasi Proses denga...

Lanskap industri mencapai tonggak penting pada 9 Februari 2026. Schneider Electric meluncurkan EcoStruxure™ Foxboro Otomasi Terdefinisi Perangkat Lunak (SDA) pada sebuah acara besar di Orlando. Sistem ini merupakan Sistem Kontrol Terdistribusi (DCS) terbuka pertama yang terdefinisi oleh perangkat lunak di industri. Sistem ini bertujuan untuk memodernisasi cara industri hibrida dan proses mengelola operasi mereka. Selama bertahun-tahun, perangkat keras milik pribadi telah mengikat pengelola dalam ekosistem yang kaku. Namun, rilis baru ini menandai pergeseran menuju kelenturan dan arsitektur yang mengutamakan digital.