ABB baru-baru ini meluncurkan inisiatif "Otomasi Terpadu" di Jakarta, menandai lompatan penting dalam cara industri berat mendekati transformasi digital. Dengan mengembangkan Sistem Kontrol Terdistribusi (DCS) tradisional, ABB menyediakan peta jalan terstruktur bagi perusahaan untuk memodernisasi tanpa risiko gangguan operasional. Perubahan strategis ini menjawab kebutuhan mendesak akan kelenturan di pasar global yang semakin tidak menentu.
Lanskap industri sedang mengalami perubahan mendasar menuju arsitektur terbuka dan lentur. Schneider Electric baru-baru ini memperkenalkan EcoStruxure Foxboro Otomasi Terdefinisi Perangkat Lunak (SDA). Platform ini merupakan sistem kendali terdistribusi (DCS) terdefinisi perangkat lunak pertama di industri. Ini bertujuan untuk memutuskan ketergantungan pada perangkat keras milik tertentu, memberikan tingkat kelincahan baru bagi pabrik modern.