Dunia industri sedang beralih dari sistem kaku dan proprietary menuju ekosistem yang fleksibel dan modular. Stefan Basenach, Wakil Presiden Senior Teknologi Otomasi ABB, baru-baru ini memperkenalkan "Automation Extended." Program ini mendefinisikan ulang bagaimana perusahaan mendekati modernisasi tanpa mempertaruhkan stabilitas operasional. Sementara tradisional Sistem Kontrol Terdistribusi (DCS) Mengutamakan keandalan di atas segalanya, pasar modern menuntut lebih banyak lagi. Saat ini, operator harus menyeimbangkan waktu aktif dengan keberlanjutan, keamanan siber, dan inovasi digital yang cepat.
Lanskap industri mencapai tonggak penting pada 9 Februari 2026. Schneider Electric meluncurkan EcoStruxure™ Foxboro Otomasi Terdefinisi Perangkat Lunak (SDA) pada sebuah acara besar di Orlando. Sistem ini merupakan Sistem Kontrol Terdistribusi (DCS) terbuka pertama yang terdefinisi oleh perangkat lunak di industri. Sistem ini bertujuan untuk memodernisasi cara industri hibrida dan proses mengelola operasi mereka. Selama bertahun-tahun, perangkat keras milik pribadi telah mengikat pengelola dalam ekosistem yang kaku. Namun, rilis baru ini menandai pergeseran menuju kelenturan dan arsitektur yang mengutamakan digital.
Pelajari bagaimana Sistem Kontrol Terdistribusi (DCS) meningkatkan keandalan, skalabilitas, dan kontrol dalam otomasi industri — mulai dari komponen utamanya hingga manfaat nyata dan tips peningkatan.