Sektor manufaktur makanan menghadapi kekurangan tenaga kerja yang terus-menerus, biaya yang meningkat, dan ketidakstabilan kualitas.
Oleh karena itu, otomasi industri telah beralih dari opsi efisiensi menjadi strategi bertahan hidup.
Otomasi pabrik, sistem kontrol, dan robotika yang didorong oleh AI kini memainkan peran operasional utama.
Otomasi industri semakin mengubah pengendalian kualitas manufaktur. Penelitian terbaru oleh Senthamilarasi, Anbarasi, dan Vinod menyoroti perubahan ini melalui pembelajaran mesin hibrida untuk deteksi cacat las. Studi mereka yang akan datang pada tahun 2026 di Discover Artificial Intelligence berfokus pada pengelasan robotik busur logam gas. Oleh karena itu, ini mencerminkan bagaimana AI kini mendukung otomasi pabrik yang didorong oleh presisi.
Damen Shipyards Galati di Rumania telah mengambil langkah besar menuju pembangunan kapal yang canggih. Dengan mengadopsi pengelasan robotik, galangan kapal beralih dari proses yang sangat bergantung pada tenaga manusia ke otomatisasi industri. Perubahan ini menjawab tuntutan efisiensi dan kekurangan global tenaga pengelas yang terampil. Selain itu, otomatisasi meningkatkan konsistensi dalam pembuatan kapal berskala besar.
India berada pada momen penting dalam perjalanan manufakturnya. Otomasi industri, yang didukung oleh AI dan teknologi digital, akan menentukan daya saing jangka panjang negara tersebut. Menurut penilaian industri, manufaktur maju dapat secara signifikan memperluas PDB manufaktur India pada tahun 2047. Namun, kemajuan akan tetap terbatas tanpa adopsi teknologi yang lebih cepat.
Robotika terus mendefinisikan ulang otomasi industri dan otomasi pabrik di seluruh dunia.
Pada tahun 2026, kemajuan dalam AI, integrasi sistem, dan kolaborasi tenaga kerja akan menentukan bagaimana robot memberikan nilai bisnis nyata.
Lima tren berikut menyoroti ke mana investasi dan inovasi robotika akan menuju selanjutnya.
Sektor manufaktur memasuki tahun 2026 dengan tekanan dari volatilitas perdagangan, adopsi teknologi yang cepat, dan transformasi tenaga kerja.
Namun, tantangan ini juga mempercepat otomasi industri, otomasi pabrik, dan sistem kontrol pintar yang diadopsi di seluruh rantai nilai.
Berdasarkan sinyal kebijakan saat ini dan pola investasi industri, lima tren akan membentuk strategi manufaktur di tahun mendatang.