Additive Manufacturing (AM) telah bertransformasi dari alat prototipe menjadi kekuatan potensial untuk produksi industri volume tinggi. Namun, mencapai "skala produksi" yang sesungguhnya membutuhkan lebih dari sekadar printer 3D yang lebih cepat. Menurut wawasan dari para ahli Tyler Bouchard dan Tyler Modelski, industri harus menggabungkan AM dengan otomasi industri dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk menghilangkan hambatan sistemik. Sementara AI menawarkan wawasan prediktif, nilai sebenarnya muncul hanya ketika AI mengelola seluruh rantai proses, bukan hanya mesin yang terpisah.
Pameran SPS 2025 di Nuremberg baru-baru ini berakhir, menegaskan posisinya sebagai pusat utama untuk sektor otomasi industri. Dengan 55.938 pengunjung dan 1.175 peserta pameran, acara ini menampilkan kebangkitan signifikan dalam keterlibatan industri. Tahun ini, fokus beralih dengan tegas ke AI Industri dan penerapan praktis sistem produksi yang terhubung jaringan.
Pada CES 2026, Siemens memperkenalkan teknologi terobosan yang dirancang untuk membentuk masa depan otomasi industri. Dengan fokus mendalam pada Kecerdasan Buatan (AI), kembaran digital, dan robotika canggih, Siemens memimpin dalam merevolusi manufaktur, manajemen rantai pasokan, dan rekayasa desain. Dengan memanfaatkan AI di seluruh rantai nilai industri, Siemens membantu bisnis meningkatkan produktivitas, memperbaiki efisiensi, dan memungkinkan praktik berkelanjutan.
Dalam praktiknya, pemeliharaan prediktif telah merevolusi operasi manufaktur. Sebagai contoh, sebuah produsen otomotif besar menerapkan pemeliharaan prediktif bertenaga AI di seluruh lini produksi globalnya. Dengan menganalisis data sensor waktu nyata, sistem memprediksi kapan mesin kemungkinan akan mengalami kerusakan, memungkinkan tim pemeliharaan untuk melakukan intervensi sebelum kerusakan terjadi. Strategi proaktif ini secara signifikan mengurangi waktu henti dan menghemat perusahaan jutaan biaya perbaikan, sekaligus memperpanjang masa operasional mesin. Keberhasilan program ini menyoroti potensi AI dan otomatisasi untuk mengubah praktik pemeliharaan di berbagai industri.