Pelajari bagaimana alokasi port switch jaringan yang terstruktur meningkatkan keandalan, menyederhanakan pemecahan masalah, dan meningkatkan skalabilitas dalam sistem otomasi industri.
Setiap kali seorang programmer PLC mengunjungi sebuah lokasi—baik untuk commissioning, pemecahan masalah, atau panggilan layanan cepat—memiliki peralatan yang lengkap bisa menentukan keberhasilan pekerjaan. Banyak lokasi industri yang terpencil, dan tidak semua alat mudah ditemukan di sekitar. Begitu Anda lupa kabel atau meteran penting, waktu berharga akan hilang menunggu penggantiannya.
Panel PLC dan panel MCC harus saling bertukar sinyal antarmuka penting—seperti mulai, berhenti, umpan balik berjalan, trip, lokal/jarak jauh, saklar darurat, dan kecepatan—untuk memastikan kontrol motor yang aman dan andal. Komunikasi terstruktur ini memungkinkan PLC mengotomatisasi operasi motor sementara panel MCC menangani pengalihan dan perlindungan daya tinggi.
Panel kontrol PLC adalah otak dari otomasi industri. Mulai dari pengkabelan hingga pendinginan, setiap pilihan desain memengaruhi keandalan dan keselamatan. Artikel ini menyoroti 10 pertanyaan dan jawaban penting yang harus diketahui setiap insinyur otomasi.
ESG menjadi bagian sentral dari otomasi industri. Dengan mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam sistem PLC, pabrik dapat mengurangi pemborosan energi, meningkatkan keselamatan pekerja, dan memastikan kepatuhan terhadap standar global. Dengan pemantauan waktu nyata, pemeliharaan prediktif, dan efisiensi otomatis, otomasi yang didorong oleh ESG tidak hanya melindungi planet ini tetapi juga meningkatkan nilai bisnis jangka panjang.
SCADA dapat beroperasi tanpa PLC, tetapi hanya untuk sistem yang kecil atau sederhana. Sementara SCADA menangani pemantauan, alarm, dan laporan sendiri, PLC meningkatkan kecepatan, keandalan, dan pemrosesan logika lokal. Pelajari bagaimana pengaturan hanya SCADA bekerja dan kapan menambahkan PLC sangat penting.